Kenapa Peninggalan Majapahit tidak ada di Luar Jawa?
Tidak ditemukan prasasti dan bangunan milik Majapahit di berbagai Pulau di Indonesia. Jangan jauh-jauh dulu ke Pulau-pulau yang jauh, di negara tetangga-nya saja yaitu Sunda tidak ditemukan prasasti tentang Majapahit. Padahal dekat.
Sebagai pembanding, kita ambil contoh kerajaan lainya yang mengklaim kekuasanya meliputi berbagai daerah di Nusantara, yaitu Kerajaan Sriwijaya.
Klaim kerajaan Sriwijaya pernah menguasai beberapa wilayah lain, punya bukti peninggalan berbagai prasasti yang ditemukan di berbagai provinsi lain dan negara lain yang menceritakan soal adanya kerajaan Sriwijaya.
Daftar prasasti Sriwijaya di Negara lain misalnya :
Prasasti Ligor (di Thailand)
Prasasti Nalanda (di India)
Prasasti Leiden (di Belanda).
Selain di luar negeri, prasasti yang memberitakan adanya Sriwijaya juga menyebar di berbagai provinsi di luar Sumsel, seperti :
Prasasti Kota Kapur (Bangka)
Prasasti Karang Brahi (Jambi)
Prasasti Palas Pasemah (Lampung Selatan)
Candi Muara Takus (Riau)
Candi Bahal (Sumatera Utara)
Padahal kerajaan Sriwijaya lahir ratusan tahun sebelum adanya Majapahit. Dan Majapahit lahir sekitar 500-600 tahun sesudah Sriwijaya. Logikanya di jaman Majapahit kondisinya sudah lebih canggih. Karena zaman-nya ratusan tahun lebih baru dari zaman kerajaan Sriwijaya. Sehingga seharusnya Majapahit mampu menciptakan dan meninggalkan banyak bangunan canggih dan prasasti di berbagai pulau di nusantara.
Jadi cukupkah hanya dengan klaim sepihak di naskah Negarakertagama lalu disimpulkan Majapait telah menaklukan setiap jengkal nusantara? Itu ibaratnya mirip dengan orang nulis biografi tentang dirinya sendiri. Isinya pasti dibagus-bagusin. Lah tapi kan ada naskah lain juga yg menceritakan kebesaran Majapahit ? Tidak cuma Negara Kertagama.
Saudara, naskah itu sangat mungkin adalah berita di masa lalu dibuat oleh para "Buzzer" yang mendukung kekuasaan. Isinya pastilah dibagus-bagusin.
Di zaman sekarang, naskah itu ibarat sebuah buku, berita koran atau bahkan berita online. Bisa dibuat oleh siapa saja, termasuk oleh para buzzer yang mendukung kekuasaan. Isinya pasti dibagusin. Sedangkan berita lain yang mengkritik mengangkat sisi buruk atau kekurangan dari sebuah rejim kekuasaan sebisa mungkin dihilangkan.
Beda halnya dengan prasasti atau bangunan bersejarah lainya, itu aga sulit direkayasa karena merupakan peninggalan yang tidak bisa dibantah yang ditemukan di tempat lain. Yang menunjukan daerah tersebut benar-benar pernah dikuasai oleh sebuah kerajaan di masa lampau.
Contoh kerajaan Romawi telah ada/lahir ratusan atau ribuan tahun sebelum Majapahit ada. Romawi meninggalkan banyak peninggalan bangunan dan prasasti di berbagai wilayah taklukanya di seantero Eropa.
Sedangkan Majapahit usianya lebih muda dari Romawi, harusnya juga lebih canggih dari Romawi karena lahir di masa yang lebih baru. Harusnya Majapahit juga bisa menciptakan dan meninggalkan berbagai prasasti serta bangunan bersejarah di berbagai wilayah di seluruh nusantara. Karena Majapahit mengaku-ngaku atau mengklaim menguasai seluruh nusantara.
Kerajaan Sunda memang tidak ditemukan prasastinya di provinsi lain, karena Kerajaan Sunda tidak pernah mengaku-ngaku atau mengklaim menguasai seluruh nusantara.