Percobaan Pertama Gagal Membuat Eco Enzyme

Eco-enzyme adalah ekstrak cairan yang dihasilkan dari fermentasi sisa sayuran dan buah buahan dengan substrat gula merah atau molase. Larutan eco-enzyme berwarna coklat pekat  serta aroma asam yang kuat. Adapun manfaat eco-enzyme yaitu berdasarkan kegunaannya  dimana eco-enzyme yang dapat digunakan sebagai pengusir berbagai hama tanaman,  pembersih serbaguna, selain itu dapat digunakan menjadi pupuk dan dapat digunakan sebagai  pelestarian lingkungan. Eco-enzyme dapat menetralkan berbagai macam polutan yang  mencemari lingkungan penduduk sekitar, sumber eco-enzyme yaitu dari pemanfaatan berbagai  macam bahan baku organik seperti sayur-mayur dan buah. Untuk mengetahui berhasil tidaknya pembuatan eco-enzyme ini dapat dilihat ciri-cirinya. Ciri  ciri eco-enzyme yang berhasil adalah warnanya coklat gelap dan memiliki bau khas fermentasi  asam manis yang kuat. Terdapat jamur putih. Sedangkan, Ciri ciri eco-enzyme yang gagal bisa  ditandai dengan aroma yang busuk serta munculnya jamur hitam di permukaan.

Namun kasus yang para siswa hadapi, mengalami kegagala karena wadah yang digunakan mengunakan galon dengan mulut botolnya kecil memicu ledakan dan eco enzyme mengalir keluar. Selain itu selama dua minggu awal pembukaan yang hanya sekali dalam sehari atau dua hari membuat memicu ledakan karena banyaknya gas hasil fermentasi. Sehingga kegagalan proses sebelumnya akan menjadi catatan untu anak-anak dalam membuat eco enzyme berikutnya.


Sumber :

https://agribis.upnjatim.ac.id/2024/06/15/sosialisasi-pemilahan-sampah-serta-pembuatan-eco-enzyme-dari-sampah-kulit-buah-di-rw-05-siwalankerto/