TAKUT
Takut (Karya Sulaiman Juned)
Aku
sudah terbiasa hidup dalam
kecemasan. Wajah-wajah bertopeng
mengikuti pergulatan siang dan malam.
Aku
sudah terbiasa hidup dalam
ketakutan. Pemimpin sering menakut-nakuti
rakyat dengan kekuasaan dan jabatan.
(Di sini rasa cemas-takut selalu mendera)