Dalam Kereta Karya Chairil Anwar (Maret 1944)

Dalam Kereta (Maret 1944)



Dalam kereta.

Hujan menebal jendela

Semarang, Solo..., makin dekat saja

Menangkup senja.

Menguak purnama.

Caya menyayat mulut dan mata.

Menjengking kereta. Menjengking jiwa,

Sayatan terus ke dada.